UntukIbuMu
Halo Nak, ini curahan isi hati bapak saat muda.
Bapak masih belum tahu siapa ibu mu itu, siapa yang merawat dan membesarkanMu dengan penuh rasa sayang itu.
Namun, di usia muda ini. Bapak sudah merencanakan, apa yang akan bapak lakukan jika takdir mempertemukan Ibu & Bapak Mu ini. Belajarlah hubungan dengan kami berdua, terutama dengan Ibu Mu.
Bapak sudah menganggap pernikahan itu bukan hanya sebatas tanggung jawab untuk nafkah lahir & batin.... Bapak tidak bohong, jika bapak membutuhkan teman sehidup-semati, yang akan menemani bapak sampai nanti ajal menjeput. Ohiya bapak ini walau terlihat cool, sebenarnya Bapak ini mungkin jadi pria yang paling jujur dihadapan Ibu Mu.
Tentu, Ibu mu akan tahu banyak mengenai bapak... Peristiwa hidup yang Bapak alami hanya Ibu Mu saja yang tahu. Jika Bapak bercerita selebar & setransparan itu artiannya memang Ibu mu adalah teman Bapak.
Banyak lelaki di dunia ini ingin bercerita, tetapi tidak tahu caranya seperti apa dan ke siapa. Bapak sudah tahu caranya dan tentu hanya kepada IbuMu & Tuhan tempat bapak bercerita bebas.
Begitupun dengan Ibu mu, silahkan bercerita tentang masa lalu nya. Sejak mulut bapak ber ikrar untuk menjaga hidup IbuMu, Bapak sudah menerima segala masa lalu IbuMu...
Disudut pandang Bapak, hubungan istri-suami itu adalah sebuah teman atau sahabat sehidup-semati... Karna ya hanya istri/suami kamu yang akan menemani mu sampai akhir nanti... Bapak belajar dari kakek-nenek mu, bahkan buyut-buyut mu... Dan bapak ga mau hanya gitu gitu aja..
Bapak nulis ini di usia muda bukan karna apa, saat ini bapak di kejar oleh 3 perempuan.
Ketiganya bisa bapak bilang memiliki segudang prestasi luar biasa, mereka ini mungkin dambaan banyaj para lelaki lain diluar sana alias mereka juga dikejar oleh yang lain.
Tapi bapak tidak memilih salah satu dari ketiganya, bapak yakin sama yang diatas bahwa jika memang jodoh, nanti dipertemukan juga.
Saat ini bapak memilih fokus untuk membangun fondasi & impian bapak dulu, jadi sedikit curahan hati bapak.
Tanyakan sama IbuMu nanti, seberapa tinggi adrenalin yang Bapak miliki.
Tetapi IbuMu sudah pasti perempuan yang kuat, karna mampu menandingi Bapak.
Bapak akui iya, jika bapak galau. Tetapi, Bapak tidak segitunya.
-UntukIbuMu
Komentar
Posting Komentar